137 Balita Di Rumpin Menderita Gizi Buruk

Sebanyak 137 balita di Kecamatan Rumpin menderita gizi buruk sejak enam bulan terakhir. Sedangkan yang mengalami kekurangan gizi sebanyak 1.130 balita.

“Tinggi angka gizi buruk di Kecamatan Rumpin sudah melebihi standar Depkes,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Rumpin, Anang Sujuna.

Dikatakan, standar yang ditetapkan Depkes maksimal 1 persen dari seluruh balita di kecamatan, sedangkan di Rumpin sudah 1,2 persen. “Jumlah ini sudah mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 1,5 persen,” katanya.

Selain faktor kemiskinan, rendahnya pendidikan masyarakat juga menjadi salah satu penyebab terus meningkatnya angka tersebut.

Pemberian makanan tambahan rutin dilakukan Klinik Gizi Rumpin tapi justru dijual oleh masyarakat. Faktor budaya konsumsi masyarakat serta politis juga berpengaruh, seperti penentuan anggaran kesehatan atau rehabilitasi gizi buruk.

Selama dua bulan terakhir, klinik gizi Rumpin belum menunjukkan hasil maksimal karena standar pemulihan pasien gizi buruk membutuhkan waktu 90 hari.

Iklan

One response to “137 Balita Di Rumpin Menderita Gizi Buruk

  1. Bulirsesawi.blogspot.com

    Terkadang jika dilihat wilayah Rumpin, banyak tanah kosong, tapi tidak dimanfaatkan untuk pertanian. Artinya tanah sendiripun tidak ditanami dengan sayuran atau buahbuahan. Lebih baik kerja serabutan daripada nunggu panen yang memakan waktu. Pada hal jika dimanfaatkan lahan tersebut, tidak mungkin terjadi gizi buruk. Tx.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s