Gelandangan dan Pengemis Serbu Jakarta dan Bogor Selama Bulan Puasa

Kota Jakarta dan Bogor kembali diserbu gelandangan dan pengemis. Kehadiran para penyandang masalah kesejahteraan sosial atau PMKS ini kembali marak saat memasuki bulan puasa hingga hari Selasa (2/9). Diperkirakan jumlah mereka yang terdiri dari anak-anak, dewasa, dan orang usia lanjut ini semakin banyak sampai menjelang hari Lebaran.

”Saat ini kami perkirakan jumlah meningkat 20 persen dan akan naik lagi 20 persen menjelang Lebaran. Mereka datang dari luar Kota Bogor,” kata Kepala Seksi Penegak Perda Kota Bogor Dinas Satuan Pamong Praja Faridz Wahdy, Selasa kemarin.

Mereka menempati perempatan jalan, ikut masuk dalam angkutan kota sekitar pusat perbelanjaan, masjid, dan permukiman penduduk untuk mengais rezeki dari amal.

Ipul (11), pengamen anak dalam bus Koantas Bima 102 jurusan Ciputat-Tanah Abang yang mengamen bersama empat anak lainnya, mengatakan, dia baru dua minggu datang dari Indramayu. Namun, dia tidak mau bercerita lebih banyak lagi.

Sejumlah pengamen anak- anak yang berkeliaran di Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, langsung berhamburan setelah melihat seseorang yang memegang kamera. ”Lari…! Ada yang bawa kamera,” kata salah seorang pengamen perempuan.

Dinas Bina Mental Spiritual dan Kesejahteraan Sosial DKI Jakarta mencatat 53 daerah rawan PMKS. Ke-53 daerah itu tersebar di 10 daerah di Jakarta Pusat, 8 di Jakarta Utara, 9 di Jakarta Barat, 13 di Jakarta Selatan, dan 13 di Jakarta Timur.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s