93,5 Juta Dollar AS untuk Perbaiki Kondisi Kesehatan Anak

Pemerintah Indonesia dan Unicef menyiapkan dana senilai 93,5 juta dollar AS untuk meningkatkan upaya memperbaiki kondisi anak-anak Indonesia pada tahun 2009 dan mendukung pemenuhan hak-hak mereka.

Perjanjian itu ditandatangani Deputi Bidang Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan Bappenas Nina Sardjunani dan Perwakilan Unicef Indonesia Dr Gianfranco Rotigliano di Jakarta, Selasa (16/12). Dana turun 28,5 juta dollar AS dibandingkan tahun 2008. Dana ini untuk mendukung upaya mengatasi masalah kesehatan ibu dan anak, malnutrisi, akses terhadap air bersih dan sanitasi lingkungan, perlindungan anak, dan HIV/AIDS. Program dilaksanakan di 16 provinsi dan 122 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Penurunan anggaran disebabkan pengurangan program penanggulangan tsunami di Aceh dan Nias. Fokus program pindah dari upaya penanggulangan keadaan darurat ke pembangunan pascakonflik berkelanjutan. ”Tahun depan sangat menentukan sukses upaya pemerintah untuk mencapai Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs),” tutur Rotigliano.

Hasil signifikan indikator pencapaian MDGs tampak pada tingginya angka partisipasi murni di sekolah dasar, pengurangan angka kematian bayi, dan peningkatan akses ke air bersih. Malnutrisi, angka kematian ibu, dan terbatasnya akses pada sanitasi yang baik masih stagnan.

Nina Sardjunani mengatakan, tinjauan tahunan oleh Unicef dan para mitranya bisa memperkuat koordinasi antarsektor tingkat nasional dan daerah sehingga program terpadu

Iklan

One response to “93,5 Juta Dollar AS untuk Perbaiki Kondisi Kesehatan Anak

  1. wow uang yg banyak sekali, semoga dipakai dengan sebaik baiknya terutama u/ orang 2 yg tak mampu. : )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s