Berpenghasilan Dibawah 200 Ribu Rupiah Per Bulan Adalah Miskin

Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis hasil sensus nasional 2010. Salah satu data yang ditampilkan dari sensus tersebut adalah peta kemiskinan di Indonesia.

Menurut Kepala BPS, Rusman Heriawan, untuk mengukur angka kemiskinan agar terpercaya, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Dengan pendekatan ini, penduduk miskin adalah mereka yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

“Garis kemiskinan menjadi suatu batas untuk menentukan miskin atau tidaknya seseorang,” ujar Rusman seperti dikutip VIVAnews dari hasil survei BPS. Menurut dia, garis kemiskinan ini dibangun oleh dua komponen, yaitu Garis Kemiskinan Makanan dan Garis Kemiskinan Non-Makanan.

Garis kemiskinan makanan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kilo kalori per kapita per hari; sedangkan garis kemiskinan non-makanan merupakan kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan.

Konsep ini tidak hanya digunakan oleh BPS tetapi juga oleh negara-negara lain seperti Armenia, Senegal, Pakistan, Bangladesh, Vietnam, Sierra Leone, dan Gambia. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

Dari hasil survei BPS, selama Maret 2009-Maret 2010, garis kemiskinan rakyat Indonesia mengalami kenaikan sebesar 5,72 persen, yaitu dari Rp200.262,- per kapita per bulan pada Maret 2009 menjadi Rp211.726,- per kapita per bulan pada Maret 2010.

Mereka yang pengeluarannya sebesar itu jumlahnya cukup banyak di Indonesia. Hingga Maret 2010, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 31,02 juta orang. Ini sebenarnya sudah berkurang 1,51 juta orang dari Maret 2009 sebanyak 32,53 juta orang.

Jumlah itu adalah 13,33 persen dari total jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237 juta orang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s